free page hit counter
Hari Buruh 1 Mei - Bravos Radio
16837
post-template-default,single,single-post,postid-16837,single-format-standard,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12,vc_responsive

Hari Buruh 1 Mei

Hari Buruh 1 Mei

May day atau Hari Buruh lahir karena adanya disiplin yang berlebih, lamanya jam kerja, minimnya upah, dan buruknya suasana kerja di Eropa Barat dan Amerika Serikat.


Pemogokan kerja pertama oleh para buruh yaitu di Amerika Serikat pada tahun 1806.

May Day di Indonesia

Di Indonesia, baru memperingati Hari buruh pada tahun 1920.
Karena, para buruh di Indonesia sadar betul akan ‘ketidakadilan’ yang dirasakan oleh mereka.
Jam kerja yang lama dan upah yang tidak sepantasnya.
Kekhawatiran pemerintah bahwa gerakan massa buruh akan menimbulkan kerusuhan ternyata tidak terbukti.

Sejak 2013, Pemerintah Indonesia juga menetapkan May Day juga ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Bagaimana sejarah May Day?

Disebutkan pada abad ke 19, para pekerja benar-benar diperas keringatnya.

Mereka harus bekerja 19-20 jam per harinya.
Artinya para pekerja tersebut hanya bisa beristirahat 4 jam dalam sehari.
Para pekerja kemudian menuntut pengurangan jam kerja menjadi 8 jam dan mengadakan demonstarasi besar-besaran pada 1 Mei 1886.
Angka delapan jam ini diambil berdasarkan pembagian waktu 24 jam sehari menjadi: 8 jam kerja, 8 jam beristirahat dan 8 jam berekreasi.

Meski melalui perjuangan yang alot, tuntutan pengurangan jam kerja akhirnya dapat dikabulkan.

Tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai May Day atau Hari Buruh pada tahun 1889 oleh Kongres Sosialis Dunia di Paris.

Adapun di Indonesia telah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur melalui Keputusan Presiden RI No 24 tahun 2013 Tanggal 29 Juli tentang Penetapan tanggal 1 Mei sebagai hari libur.

Kini tiap tahunnya, sekitar 92 negara merayakan 1 Mei sebagai Hari Buruh

Sumber: TribunNews

No Comments

Post A Comment