free page hit counter
Makna Puasa Ramadhan - Bravos Radio
16848
post-template-default,single,single-post,postid-16848,single-format-standard,ajax_updown_fade,page_not_loaded,,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12,vc_responsive

Makna Puasa Ramadhan

Makna Puasa Ramadhan

Pada bulan Ramadhan, kita bisa merefleksikan diri dan menumbuhkan sisi spritual. Namun, kebanyakan dari kita hanya memaknai bulan Ramadhan sebagai bulan ketika kita harus berpuasa selama sebulan penuh dan melakukan beberapa kegiatan zakat atau sedekah. Sebenarnya, ada hal lain yang bisa kita dapatkan dari berpuasa.


Beberapa selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita untuk mengontrol emosi. Maka dari itu, puasa sebenarnya lebih dari sekadar tidak makan dan minum sampai matahari terbenam.

Pengertian Puasa

Secara bahasa, puasa berarti menahan. Sementara menurut istilah, puasa adalah melakukan ibadah dengan niat kepada Allah SWT, menahan diri dari makan dan minum serta dari seluruh hal yang membatalkan puasa. Puasa dilakukan sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang tertentu dengan syarat tertentu.

Makna Puasa yang Sebenarnya

Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari berpuasa. Selain mengatur diri untuk tidak makan dan minum, berpuasa juga bisa melatih kita untuk sabar dan tenang. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang makna puasa yang sebenarnya.

Ibadah Istimewa kepada Allah

Puasa adalah ibadah yang dilakukan kepada Allah SWT dengan niat. Niatkan puasa untuk Allah dan berikan kejelasan mengenai jenis puasa yang ingin kamu jalankan, apakah puasa wajib, sunnah, dan lain-lain.

Menahan Diri

Selain menahan lapar dan haus, puasa juga menganjurkan kita untuk menjaga emosi. Amarah, nafsu, dan emosi yang berlebih dapat menyia-nyiakan kegiatan berpuasa. Oleh karena itu, waktu berpuasa dapat kita habiskan dengan perbanyak beribadah, membaca Al Quran, dan meminta atau memberikan maaf kepada orang lain.

Dilakukan oleh Orang-orang Tertentu

Ibadah puasa tidak dilakukan oleh semua orang. Hanya orang-orang dengan syarat tertentu yang melakukan puasa. Mereka adalah muslim, baligh, berakal, dan mampu. Sementara orang sakit, anak-anak yang belum baligh, ibu hamil dan menyusui, wanita yang sedang datang bulan, atau orang yang harus bepergian jauh tidak diharuskan untuk melakukan puasa wajib seperti puasa Ramadhan.

Memperbanyak Amalan

Selain mendapatkan pahala tersendiri, ibadah puasa bisa menambah amalan-amalan lainnya. Selama menjalankan ibadah puasa, kita bisa menghabiskan waktu dengan ibadah-ibadah lainnya seperti yang telah disebutkan di atas. Sehingga, puasa kita akan lebih bermakna dan bermanfaat.

Seperti itulah makna puasa yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahui makna puasa, kita bisa lebih semangat untuk menjalankan ibadah tersebut, baik puasa sunnah maupun wajib. Mari lakukan ibadah puasa dengan penuh keberkahan dan amalan.

Sumber: Kitabisa.com

No Comments

Post A Comment